Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

√ Arti Kata Lillah Dan Pengertiannya

3 min read

arti kata lillah

Jadikan Lelah Menjadi Lillah, InsyaAllah Berkah, Berikut adalah pembahasan mengenai arti kata lillah dan perbedaan dari arti kata lillah, billah, dan fillah.

Selamat membaca.

Arti Kata Lillah

arti kata lillah
umma.id

Beribadah, menyembah Allah haruslah:
Lillah (karena Allah)
Billah (dengan pertolongan Allah)
Fillah (di atas syariat Allah)

  1. Lillahi

Yaitu ikhlas beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun.

Firman Allah:

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepadaNya dalam (menjalankan) agama yang lurus …” (QS Al-Bayyinah: 5)

Al-Qadhi Iyadh berkata: “Meninggalkan suatu amal karena manusia adalah riya dan melakukan amal perbuatan karena manusia adalah syirik.
Sedangkan ikhlas adalah tatkala Allah menyelamatkanmu dari keduanya”

  1. Billah

Banyak kaum Muslimin yang mengetahui wajibnya shalat, puasa, zakat, haji dan ibadah lainnya, tetapi mereka tidak melakukannya.
Mengapa demikian?

Karena mereka tidak mendapat pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam
“Bersungguh-sungguhlah engkau dalam melakukan perkara yang bermanfaat bagimu, dan mohonlah pertolongan kepada Allah” (HR Muslim)

Nabi memerintahkan demikian, karena engkau lemah, tidak akan dapat melaksanakan perkara yang bermanfaat bagimu tanpa pertolongan dari Allah ‘Azza wa Jalla.

  1. Fillah

Rasulullah memperingatkan agar meninggalkan segala perkara ibadah yang tidak ada contoh atau tuntunannya dari beliau.

“Barang siapa mengamalkan suatu amalan yang tidak ada urusannya dari kami maka amal itu tertolak” (HR. Muslim)

Al-Fudhail bin ‘Iyadh berkata,

“Sesungguhnya andaikata suatu amalan itu dilakukan dengan ikhlas namun tidak benar (tidak sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad ), maka amalan itu tidak diterima.

Dan andaikata amalan itu dilakukan dengan benar tapi tidak ikhlas, juga tidak diterima.
Hingga ia melakukannya dengan ikhlas dan benar…”

baca juga: lirik sholawat nariyah

Pengertian Lillah

Pengertian Lillah
pinterest

Arti kata Lillah adalah tujuan dan maksud seseorang lahir bathin semata-mata niat ta’at mengabdikan diri kepada Alloh dalam semua amal yang ubudiyah maupun mu’amalah, melalui tatanan syari’at yang dibawa oleh Rosul SAW; baik perkara wajib, sunah dan mubah, karena firman Alloh dalam QS Al-Bayyinah 5 :

ومآ أمروا الا ليعبدوا الله مخلصين له الدين

“Mereka tidak diperintah kecuali supaya agar menyembah Alloh dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam menjalankan agama dengan ihlas (Lillah)”.

Dan firman Alloh dalam QS Adz-Dzariyat 56 :

ومآ خلقت الجن والانس الا ليعبدون

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar supaya mereka mengabdi”.

Rosul SAW bersabda :

انما الاعمال بالنيات وانما لكل امرئ ما نوى الحديث

(متفق عليه)

“Sesungguhnya semua amal itu tergantung dengan niat, dan seseorang mendapat balasan sesuai dengan niatnya”. (Mutafaqun Alaihi)

Adapun bunyi hadist :”Innamal A’maalu” adalah semua amal syari’at badaniyah; baik berupa ucapan maupun amal perbuatan orang mu’min itu akan dihisab (dinilai) apabila ada niatnya, sebaliknya amal itu tidak akan dihisab apabila tanpa niat, dan tidak ada suatu amal kecuali dengan niat.

Pengertian Niat

pengertian niat
pixabay

Niat menurut bahasa adalah “Qhosdun” (maksud). Dan menurut syari’at adalah memaksudkan sesuatu bersamaan dengan melakukan sesuatu itu.

Adapun arti hadist yang berbunyi : “Seseorang mendapat balasan sesuai dengan niatnya” adalah balasan amal.

Apabila niatnya baik, maka balasannya adalah kebaikan (pahala), dan apabila niatnya jelek, maka balasanya kejelekan (tanpa pahala), dan niat orang mu’min itu lebih baik dari pada amalnya.

Adapun ihlasnya niat itu Lillahi Ta’aala (hanya karena Alloh). Maka pintunya kebaikan itu dari baiknya niat dan pintu kejelekan dari jeleknya niat, karena niat itu

Kepala amal dan ia sebagai foundation (dasar), dan diatas foundation itu berdirinya sebuah bangunan.

Rosul SAW bersabda :

اخلصوا اعمالكم لله فان الله لا يقبل الا ما خلص له

(رواه الطبرانى عن الضحاك بن قيس)

“Ikhlaskan amalmu hanya kerena Alloh (Lillah), sebab Alloh tidak akan menerima amal kecuali amal yang ikhlas kepada-Nya”.

Dalam hadist yang lain, Beliau SAW bersabda :

أخلص العمل لله يجزك منه القليل

(رواه الديلمى عن معاذ رضىالله عنه)

“Ikhlaskanlah amalmu, maka amal ikhlas yang sedikit saja sudah memadai (mencukupi) bagimu”.(HR Abu mansur dan Ad-Dailami)

Pengertian Ikhlas

pengertian ikhlas
flickr.com

Ikhlas menurut Imam Qhozaly adalah diam dan geraknya seseorang itu hanya karena Alloh.

Begitu pula Syeh Zaini Dahlan berpendapat bahwa ikhlas itu adalah apabila ada kesamaan antara lahir dan batin seseorang dalam menjalankan amal; artinya secara lahir ia menjalankan amal perintah Alloh, dan hatinya niat karena Alloh. Maka ia tidak akan berubah karena keadaan; baik ada orang maupun tidak.

Rosul SAW bersabda :

ما من عبد يخلص لله العمل اربعين يوما الا ظهرت ينابيع الحكمة من قلبه على لسانه

(رواه ابن الجوزى وابن العدى عن ابى موسى الاشعرى رضىالله عنه)

“Tidak ada orang yang ikhlas beramal karena Alloh selama 40 hari kecuali akan memancar sumber-sumber nur hikmah dari dalam hatinya sampai ke lisannya”.

(HR. Ibnul Juzy dan Ibnul ‘Addy dari Abi Musa Al-Asy’ary ra ).

Dengan demikian, maka wajib bagi seseorang ketika menjalankan amal untuk niat karena Alloh (Lillah). Apabila tidak demikian, pasti ia karena didorong oleh nafsu (Linafsi).

Amal yang didorong oleh nafsu akan melahirkan riya’, sum’ah (ingin terkenal), riyasah (membanggakan amal), chubbul jahi wal maali wal madchi ( pamrih kedudukan, materi dan pujian) dan sebagainya.

Padahal semua sifat tersebut sangat tercela menurut syari’at Rosul SAW, dan dapat menghancurkan pahala amal.

Orang yang berbuat demikian termasuk orang beriman secara lisan, namun munafiq dalam amal, bahkan ia sebagai budak syaithon dan penipu Tuhan.

Dan menurut Imam Qhozali “Semua amal dengan tujuan selain Alloh adalah campur dengan syirik, dan amal yang campur baginya tanpa pahala.

Dan ikhlas adalah kebalikan dari syirik, maka barangsiapa yang tidak ikhlas, ia adalah musyrik, meskipun syirik itu bertingkat-tingkat”.

Ubah Kata Lelah Menjadi Lillah

apa itu lillah
pinterest

Semua orang pasti pernah merasakan yang namanya Lelah, bahkan sampai Lelaaah Sekali.

Hingga sampai membuatmu menangis mau curhat sama siapa, mau bersandar sama siapa karena memang keadaannya tidak menemukan tempat bersandar dan tak ada waktu luang untuk istirahat.

Namun, Kondisi seperti inilah yang memaksa kamu buat maju dan terus maju menjadi pribadi yang lebih baik.

Mungkin sabar dan terus berdoa kepada Allah yang bisa kamu lakukan disaat rasa itu semoga Lelah Itupun Menjadi Lillah InsyaAllah Berkah

Ubah Kata Lelah Itu Menjadi Lillah Agar menjadi lebih berkah karena Allah SWT menyukai hamba Nya yang pekerja keras namun tetap taat Kepada Nya

Saat kita melakukan banyak hal, mungkin tubuh kita tak selalu kuat untuk melakukannya. Kelelahan yang hadir semoga dinilai kebaikan, jika kita melakukkannya karena Allah Ta’ala.

Karena selelah apapun kondisi kita dalam melakukan kebaikan, ketika lelah itu karena Lillahi Ta’ala, maka Allah lah yang akan menilai dan membalasnya dengan kebaikan.

Semoga niat dari hati kita selalu Allah jaga dan diluruskan hanya untuk menuju-Nya. Tiada harapan selain berharap hanya Pada-Nya.

Penutup

Sekian pembahasan tentang arti kata lillah ini, semoga dapat bermanfaat. Terimakasih

Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *