Dabith Sibghotullah Penulis bernama lengkap Muhammad Dabith Sibghotullah. Biasa dipanggil dengan mas Dabith, atau ketika dulu di pesantren dapet panggilan mas Dabay yang mempunyai makna filosofinya tersendiri. Tapi sebenarnya lebih senang kalau di panggil sayang.

√ Ayat Alquran Tentang Kematian

6 min read

Ayat alquran tentang kematian

Ayat alquran tentang kematian-Setiap manusia pasti akan merasakan kematiannya, saat di mana nyawa seseorang terlepas dari raganya.

Kematian merupakan salah satu rahasia Allah SWT yang tak seorang pun tahu kapan pun datangnya.

Dan berikut adalah kumpulan nasehat, hadist, tanda-tanda, dan ayat alquran tentang kematian.

Selamat membaca dan semoga dapat bermanfaat.

Kata-kata Tentang Kematian Dari Imam Al Ghozali

kata-kata tentang kematian dari imam al ghozali
pixabay.com

Carilah hatimu di tiga tempat. Temui hatimu sewaktu bangun membaca Al-Qur’an, tetapi jika tidak kau temui, carilah hatimu ketika mengerjakan shalat. Jika tidak ketemu juga, carilah hatimu ketika duduk tafakkur mengingati mati.

Jika kau tidak temui juga, maka berdoalah kepada Allah Swt, mintalah hati yang baru karena hakikatnya saat itu engkau tidak punya hati.

Jadikanlah kemauan yang sungguh-sungguh itu menjadi mahkotanya ruh, kekalahan menjadi belenggunya nafsu dan mati menjadi pakaiannya badan, karena yang akan menjadi tempat diammu adalah kubur, dan ahli kubur setiap saat menunggu, bilakah engkau akan sampai pada mereka.

Yang jauh itu adalah waktu, yang dekat sesungguhnya adalah mati, yang besar itu nafsu, yang berat itu amanah, yang mudah berbuat dosa, yang panjang itu amal sholeh dan yang indah itu saling memaafkan.

Kematian adalah sesuatu yang pasti dan dirasakan oleh setiap orang, kematian tidak bisa ditawar-tawar, tidak bisa dimajukan atau dimundurkan kapan dan dimana saja.

Suatu hari, Iman Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya.

Iman AI-Ghazali  : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini..?”

Murid pertama   : “Orang tua”

Murid kedua       : “Guru”

Murid ketiga       : “Teman”

Murid keempat  : “Kaum kerabat”

Imam Al-Ghazali : ” Semua jawaban itu benar.

Tetapi yang paling dekat dengan ialah kematian, sebab itu janji Allah Swt setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali- Imran : 185).

ketika mata harus begadang untuk kepentingan selain Wajah-Mu adalah perbuatan sia-sia dan tangis mereka untuk sesuatu yang hilang selain-Mu adalah kebatilan, dan hiduplah sesukamu karena kamu akan mati juga.

Nasehat Tentang Kematian Dari Imam Al Ghozali

nasehat tentang kematian
pixabay.com

Kembali lagi nasehat dari Imam Al Ghazali tentang mengingat kematian.

Yang dekat itu kematian. Ingat bahwa ajal selalu mengiringi langkah kita di sepanjang waktu.

Siksa buat ulama adalah kematian mata hatinya ketika mereka memburu dunia melalui amalan akhirat.

Yang paling dekat dengan kita adalah mati, yang paling dekat dengan kita adalah masa lalu dan yang paling besar di dunia ini adalah nafsu.

Teman sejati kita adalah amal ketika kita berada di liang lahat. tiada yang lain selain amal sholeh yang pernah kita perbuat di dunia semasa hidup kita.

Manusia yang baik adalah manusia yang terus- menerus mengintropeksi diri, selalu mengingat kematian serta setiap saat siap sedia dengan kematian yang akan menghampirinya.

Nafsu ialah pengaruh yang sangat besar bagi seorang manusia. nafsu juga tempat syaitan bertengger ketika seorang manusia marah tak terkendali di situlah syaitan mempermainkan hawa nafsu seseorang. Manusia yang hebat adalah manusia yang mampu melawan hawa nafsunya.

Manusia yang selamat di dunia dan akhirat adalah manusia yang senantiasa mengikuti perkataan mata  mata hatinya bukan mata kepalanya.

Karena pada hakikatnya mata hati seorang manusia tiadalah bisa berdusta bersifat mutlak (absolut) sedangkan mata kepala seorang manusia bersifat relatif.

Ayat Alquran Tentang Kematian

ayat alquran tentang kematian
islami.co

Berikut adalah kumpulan ayat yang ada di dalam alquran tentang kematian:

Semua yang ada di bumi akan binasa (26). Dan tetaplah kekal Dzat Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan (27). (QS Ar-Rahman: 26-27)

Allah lah yang menjadikan mati dan hidup, Dia yang membantu kamu, siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (QS Al-Mulk: 2)

Diamana pun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh. Jika mereka mendapat kebaikan, mereka mengatakan,”ini dari sisi Allah,” dan jika mereka ditimpa suatu keburukan, mereka mengatakan, “ini dari engkau (Muhammad).”Katakanlah, “Semuanya(datang dari sisi Allah”Maka mengapa orang-orang itu(munafik) hampir tidak memahami pembicaraan(sedikit pun)?” (QS An Nisa: 78).

Kami tidak membuat hidup kekal bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad). Maka jika kamu wafat, apakah mereka akan kekal? (QS Al-Anbiya: 34)

Tiap-setiap yang bernyawa pasti akan mati. Dan Kami akan menguji kamu dengan keburukan serta kebaikan sebagai cobaan. Dan akan kembali hanya kepada Kami (QS Al-Anbiya: 35)

Dan Dialah (Allah) yang memiliki kekuasaan tertinggi atas hamba-Nya. Dan Dia mengutus para malaikat penjaga kepadamu, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang diantara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat malaikat Kami dan malaikat malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. (QS Al-An’am: 61)

Seandainya kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir, para malaikat memukuli wajah dan penggung mereka seraya berkata: “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar” (QS Al-Anfal: 50)

Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk mencabut nyawamu akan mematikan kamu, kemudian kepada Tuhanmulah kamu akan kembali”. (QS As-Sajdah: 11)

Allah menggenggam jiwa seseorang pada saat kematiannya dan menggenggam jiwa seseorang yang belum mati saat tidurnya. Maka Dia melepaskan jiwa seseorang yang telah meninggal dan dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. (QS Az-Zumar: 42)

Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah perkara yang kamu selalu jalankan daripadanya. (QS Qaf: 19)

Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan (83), sedangkan kamu ketika itu melihat (84), dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu, namun kamu tidak melihat (85) maka mengapa jika kamu memang tidak dikuasai (oleh Allah) (86), kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang yang benar? (87). (QS Al-Waqiah: 83-87)

Sekali-kali tidak. apabila nyawa telah mencapai ke kerongkongan (26), dan dikatakan (kepadanya): “Siapakah yang bisa menyembuhkannya?” (27)Dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia) (28) dengan bertaut betis kiri dengan betis (kanan) (29), untuk Tuhanmulah pada hari itu kamu akan dihalau (30).  (QS Al-Qiyamah: 26-30)

sungguh, hanya di sisi Allah ilmu tentang Hari Kiamat. Dialah yang menurunkan hujan dan mengetahui apa yang ada di dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (yang pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tiada seorang pun yang bisa mengetahui di belahan bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS Luqman: 34)

Hadist Tentang Kematian

hadist tentang kematian
jakarta.pks.id

Bagi mereka yang sangat mencintai dengan dunia dan memuja syahwatnya.

Kecenderungan terhadap dunia semacam ini biasanya menyebabkan panjang angan-angan yang pada giliran selanjutnya memunculkan batasan atau penghalang antara dirinya dengan mengingat kematian.

Kadang-kadang ia memandang jauh kematian karena ia berada dalam kondisi sehat. Tanpa ia sadari kematian itu bisa sedemikian dekat dan berlangsung tiba-tiba.

Saat ditanya oleh ‘Aisyah tentang kematian yang terjadi secara tiba-tiba, Rasulullah saw menyatakan, “Itu (kematian yang tiba-tiba) adalah istirahat bagi seorang mukmin dan kematian yang menyedihkan bagi orang yang fajir (suka berbuat keburukan)” (HR. Ahmad, 23891)

Oleh karena itu cukuplah kematian menjadi pengingat manusia.

Ia adalah makhluk yang fana’ dan akan tiba gilirannya kembali kepada Sang Pencipta. Dengan demikian, manusia akan senantiasa menyegerakan berbekal amal kebaikan tanpa menunda-nundanya.

Al-Mandzir menyatakan, “Aku mendengar Malik bin Dinar berkata kepada dirinya, “Celaka kamu. Bersegeralah sebelum urusan datang kepadamu. Celakalah kamu, bersegeralah sebelum urusan datang kepadamu.”

Sehingga ia mengulanginya yang demikian itu sampai enam puluh kali yang aku mendengarnya dan ia tidak melihatku”. Apa yang dimaksud dengan “urusan yang akan segera datang” dalam ungkapan Malik bin Dinar tersebut? Hal itu tidak lain adalah kematian.

Rasulullah saw menasehati kita untuk, “Manfaatanlah lima perkara sebelum lima perkara (yakni) masa mudamu sebelum datang masa tuamu; masa sehatmu sebelum masa sakitmu; masa kayamu sebelum datangnya kefakiranmu:  masa lapangmu sebelum masa sibukmu; hidupmu sebelum datang matimu”. (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak).

Baca juga: Keutamaan Surat Al Bayyinah

Tanda-tanda Kematian Menurut Islam

tanda-tanda kematian
pixabay.com

1. Tanda tanda yang pertama (H-100)

Pada tanda yang pertama ini di berikan Allah kepada mahkluknya selepas waktu asar dan akan disadari kepada hamba yang di kehendakinya.

Bahwa seluruh badan mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki akan mengalami getaran atau denyutan,yang mana rasanya akan terasa nikmat,bagi mereka yang sadar akan tanda tanda ini akan terbesit di hati bahwa ini merupakan pertanda kematian.

maka getaran ini akan berhenti dan menghilang setelah kita sadar akan datangnya pertanda ini.

Bagi mereka yang tidak di berikan kesadaran akan tanda tanda ini,mereka akan terhanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan adanya kematian,dan tanda tanda ini akan hilang tanpa meninggalkan manfaat baginya.

2. Tanda yang ke dua (H-40)

Tanda ini di berikan Allah selepas asar. Bagian jantung ini akan berdenyut berbarengan gugurnya daun dari pohonnya yang tertulis nama kita,di lauh mahfudz.

Maka malaikat akan mengambil daun yang tertulis nama kita,dan itu artinya malaikat maut mulai membuat persiapan atas diri kita dan mulai mengikuti kita sepanjang perjalanan.

Bisa terjadi malaikat maut ini akan menampakan diri,dan bagi mereka yang di kehendakinya seketika akan merasa bingung.

3. Tanda tanda kematian menjelang tujuh hari (H-7)

Tanda ini hanya di berikan allah kepada mereka yang di uji dengan sakit, layaknya orang yang sedang sakit, selera makan akan hilang, tapi secara tiba tiba akan berselera kembali untuk makan.

4. Tanda selanjutnya (H-3)

Pada tanda ini akan terasa denyutan di tengah tengah dahi kita yaitu di antara dahi kanan dan dahi kiri kita.

Bila tanda itu bisa di rasa, sebaiknya berpuasalah, ini akan mengurangi najis yang berada dalam perut kita dan memudahkan orang yang akan memandikan jenazah kita.

Mata hitam kita tidak lagi bersinar dan hidung terlihat jatuh kebawah bila kita melihatnya dari sebelah sisi, telinga akan mulai layu dan telapak kaki akan terjulur kedepan dan susah untuk di tegakan kembali.

5. Tanda yang terjadi menjelang satu hari (H-1)

Tanda ini akan berlaku selepas asar yaitu kita akan merasakan adanya denyutan di belakang di sekitar ubun ubun.

Di mana ini akan menandakan bahwa kita tidak akan menjumpai waktu asar pada besuk harinya lagi

6. Tanda Kematian Yang Terakir

Yaitu di mana kita akan merasakan sejuk di bagian pusar dan akan turun ke pinggang dan ahirnya akan naik di bagian tenggorokan. ketika dalam kondisi ini sebaiknya perbanyaklah membaca syahadat.

 Akhir Kata

Alhamdulillah, pembahasan nasehat, tanda-tanda,hadist dan ayat di dalam alquran tentang kematian ini telah selesai.

Semoga setelah membaca artikel ini kita bisa selalu mengingat kematian dan segera menyiapkan perbekalan yang terbaik.

Terimakasih telah membaca dan semoga bermanfaat.

Dabith Sibghotullah Penulis bernama lengkap Muhammad Dabith Sibghotullah. Biasa dipanggil dengan mas Dabith, atau ketika dulu di pesantren dapet panggilan mas Dabay yang mempunyai makna filosofinya tersendiri. Tapi sebenarnya lebih senang kalau di panggil sayang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *