Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

√ Ayat Alquran Tentang Keutamaan Menuntut Ilmu

4 min read

ayat alquran tentang menuntut ilmu

Meununtut ilmu merupakan salah satu ibadah yang diwajibkan dalam agama islam, dan banyak ayat di dalam alquran yang membahas tentang keutamaan seorang yang menuntut ilmu.

Bukan hanya sekedar ilmu agama saja yang dicari, tetapi ilmu-ilmu lain yang bermanfaat dan dapat diamalkan.

Dan berikut adalah pembahasan tentang menuntut ilmu.

Kewajiban Untuk Menuntut Ilmu

kewajiban menuntut ilmu
pixabay.com

Menuntut ilmu atau belajar adalah kewajiban setiap Muslim. Ada banyak ayat Alquran atau hadis Nabi saw yang menjelaskan kewajiban belajar tentang menuntut ilmu, bagi laki-laki maupun perempuan.

Bahkan wahyu pertama diterima oleh Nabi adalah perintah untuk membaca atau belajar. (QS Al-Alaq 1-5)

Menuntut ilmu juga tidak dibatasi oleh jarak dan waktu. Mengenai jarak, ada pepatah yang menyatakan menuntut ilmu bahkan sampai ke negeri Cina.

Demikian pula, seiring waktu, Islam mengajarkan bahwa menuntut ilmu mulai dari buaian hingga ke liang lahat.

Tentang mencari ilmu, salah satu ulama termahsyur Imam Syafi’I dengan nama asli Muhammad bin Idris mengatakan beberapa nasehatnya tentang sebuah ilmu yaitu:

Ilmu bagaikan binatang buruan, sedangkan pena adalah pengikatnya. Maka ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat.”

“Alangkah bodohnya jika kamu mendapatkan binatang buruan. Namun kamu tidak mengikatnya sehingga akhirnya binatang tersebut lepas di tengah-tengah manusia.”

Hukum Menuntut Ilmu

hukum menuntut ilmu
pixabay.com

Istilah ilmu mencakup semua pengetahuan yang tidak diketahui manusia, baik yang bermanfaat maupun yang tidak bermanfaat.

Untuk ilmu yang tidak berguna, haram dan berdosa bagi mereka yang mempelajarinya, baik sukses atau gagal.

Adapun ilmu yang bermanfaat, perlu dipelajari dan diamalkan.

Hukum menuntut ilmu terbagi menjadi dua bagian, yaitu fardu kifayah dan fardu ‘ain.

1. Fardu Kifayah

Hukum menuntut ilmu fardu kifayah berlaku untuk pengetahuan yang harus ada di kalangan umat Islam serta dimiliki dan dikendalikan oleh orang-orang kafir, seperti kedokteran, industri, falaq, eksta, dan ilmu-ilmu lainnya.

2. Fardu ‘Ain

Hukum mencari ilmu menjadi fardu ‘ain jika ilmu itu tidak bisa ditinggalkan oleh setiap muslim dan muslimah dalam segala situasi dan kondisi, seperti pengetahuan tentang Allah SWT dengan semua sifatNya, pengetahuan tentang adab beribadah, dan sebagainya.

Keutamaan Orang Yang Menuntut Ilmu

keutamaan menuntut ilmu
pixabay.com

Mereka yang mencari ilmu dan mengajarkannya akan mendapat keutamaan dari Allah dan Rasul-Nya dengan derajat yang tinggi di hadapan Allah SWT.

Di antara keutamaan mereka yang mencari ilmu dan yang mengajarnya adalah:

  1. Diberikan derajat tinggi di hadapan Allah SWT.
  2. Diberikan pahala besar pada hari Pengadilan.
  3. Sedekah yang paling utama.
  4. Lebih utama daripada seorang ahli ibadah.
  5. Lebih utama dari sholat seribu rakaat.
  6. Pahalanya seperti orang yang berjihad di jalan Allah.
  7. Dinaungi oleh malaikat dan dimudahkan jalan menuju surga.

Pengertian Menuntut Ilmu

pengertian menuntut ilmu
pixabay.com

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”. (HR. Ibnu Majah. Di shahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Ibnu Majah no. 224)

Al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali mengatakan dalam kitab Fadhlu Ilmi Khalaf, hlm. 26,

Ilmu yang bermanfaat adalah belajar Al-qur’an serta sunnah dan mengetahui makna kandungan keduanya dengan pemahaman para sahabat, tabi’in dan tabi’ tabi’in. begitu juga dalam masalah hukum halal dan haram, zuhud dan masalah hati, dan lain sebagainya

Ilmu itu adalah cahaya bagi pemiliknya. Barangsiapa yang memiliki ilmu maka dia akan tahu mana yang hak dan yang bathil, mana yang dilarang mana yang dibolehkan.

Maka sudah sepantasnya kita harus belajar untuk mendapatkan ilmu tersebut.

Apa itu Ilmu dan Apa Definisi Ilmu?

Jika kita mencari arti kata ilmu, pasti kita akan mendapatkan banyak definisinya.

Di dalam kamus Besar Bahasa Indonesia:

Ilmu didefinisikan sebagai pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara sistematis sesuai dengan metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menjelaskan gejala-gejala tertentu dalam bidang itu (pengetahuan); atau pengetahuan atau kecerdasan tentang duniawi, akhirat, kelahiran, pikiran, dll.

Di Wikipedia Indonesia:

Ilmu (atau ilmu pengetahuan) adalah semua upaya sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai aspek realitas di alam manusia. Selain itu, beberapa tokoh telah menulis definisi ilmu sebagai berikut:

  1. Menurut Nazir (1988), ilmu adalah pengetahuan yang bersifat umum dan sistematis, pengetahuan yang darinya dapat dideduksi argumen-argumen tertentu sesuai dengan aturan umum.
  2. Menurut Shapere (1974), konsepsi ilmu pada dasarnya meliputi tiga hal, yaitu keberadaan rasionalitas, dapat digeneralisasi dan dapat disistematisasikan.
  3. Menurut Schulz (1962), Pengertian ilmu meliputi logika, keberadaan interpretasi subyektif dan konsistensi dengan realitas sosial.

Secara umum, ilmu adalah kumpulan proses menggunakan metode ilmiah yang menghasilkan pengetahuan sistematis.

Perbedaan Ilmu Dan Pengetahuan

perbedaan ilmu dan pengetahuan
pixabay.com

Ilmu pengetahuan etimologis berasal dari kata “ilm” (Arab), science (Inggris) atau Scientia (Latin) yang berisi kata kerja scire yang artinya tahu atau mengetahui.

Lalu apa bedanya antara ilmu dan pengetahuan?

Pengetahuan yang merupakan kata yang setara dengan knowledge adalah kumpulan fakta, sedangkan ilmu  adalah pengetahuan ilmiah/sistematis.

Pengumpulan fakta-fakta merupakan bahan dasar suatu ilmu, sehingga pengetahuan tidak bisa dikatakan ilmu, tetapi ilmu sudah pasti pengetahuan.

Menurut John G. Kemeny, Ilmu yaitu semua pengetahuan yang terkumpul dengan metode ilmiah.

Dari pernyataan ini jelas bahwa ilmu adalah produk/hasil dari suatu proses yang dibuat menggunakan metode ilmiah sebagai prosedur.

Proses yang dilakukan untuk menghasilkan suatu ilmu bukan hanya proses pengolahan tetapi merupakan rangkaian kegiatan ilmiah/penelitian tentang suatu hal yang dilakukan oleh sekelompok orang yang dikenal sebagai ilmuwan (scientist) yang rasional, kognitif dan teleologis (memiliki kejelasan tujuan).

Secara lengkap menurut The Liang Gie definisi dari ilmu yaitu serangkaian kegiatan manusia rasional dan kognitif dengan metode dalam berbagai prosedur dan langkah-langkah sehingga menghasilkan kumpulan pengetahuan yang sistematis tentang fenomena alam, sosial, atau individu untuk tujuan mencapai kebenaran, mendapatkan pemahaman, memberikan penjelasan atau mengimplementasikan (The Liang Gie, 130).

karena itu sebuah ilmu harus bersifat empiris (hasil panca indera / percobaan), sistematis (memiliki hubungan teratur), objektif (bukan hasil prasangka), analitik dan verifikasi (bertujuan untuk menemukan kebenaran ilmiah).

Ilmu memiliki subjek (objek) dan fokus perhatian. Misalnya ilmu alam. Ilmu pengetahuan alam memiliki masalah yang berkaitan dengan alam dengan beberapa fokus perhatian seperti fisika, kimia, biologi, dll.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa ilmu berbeda dari pengetahuan.

Pengetahuan adalah kumpulan fakta yang merupakan bahan dari sebuah ilmu.

Sedangkan ilmu merupakan kegiatan penelitian tentang fenomena atau kondisi di lapangan dengan menggunakan berbagai prosedur ilmiah, metode, alat dan metode untuk menghasilkan kebenaran ilmiah yang empiris, sistematis, objektif. analisis dan verifikasi.

Ayat Alquran Tentang Menuntut Ilmu

QS Ali Imran: 7

QS Thaha: 114

QS Al Ankabut: 43

QS Ali Imran: 18

QS Fathiir: 24

QS Al Baqarah: 266

QS Az Zumar: 9

QS Al Mujadilah: 11

Baca Juga: Keutamaan Surat Al Bayyinah

Hadist Tentang Menuntut Ilmu

hadist tentang menuntut ilmu
pixabay.com

Ilmu yang tidak ada habisnya adalah ilmu Allah, karena ilmu-Nya meliputi segala sesuatu. Manusia diperintahkan terus-menerus untuk menambah ilmunya.

Seluruh kemampuan yang kita punya seperti dari mata, telinga, akal dan qalbu hendaknya diarahkan untuk meraih ilmu yang bermanfaat yang dapat mengantarkan kepada iman dan taqwa kepada Allah.

Allah SWT akan meninggikan orang-orang yang beriman dan berilmu dengan beberapa derajat seperti yang dijelaskan dalam Surat Ar Rad ayat 11.

Di sisi lain mencari ilmu bagi umat Islam hukumnya wajib.

Peranan ilmu dalam Islam sangatlah penting karena ilmu merupakan jembatan menuju sukses. Dengan ilmu, maka kebahagiaan hidup dunia dan di akhirat akan dapat tercapai.

“Ada riwayat dari Abu Darda’ ra, dia berkata:

‘Aku mendengar Rasulullah saw bersabda : Barangsiapa yang melakukan perjalanan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkannya jalan ke surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayapnya bagi pencari ilmu karena senang dengan apa yang diperbuatnya. Dan sesungguhnya seorang yang berilmu akan dimintakan ampunan oleh seluruh makhluk yang ada di langit dan di bumi, termasuk ikan dalam air. Dan keutamaan seorang yang berilmu dibandingkan dengan seorang yang yang ahli ibadah seperti keutamaan bulan atas bintang-bintang. Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Dan sesungguhnya para nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham (harta) tetapi mereka hanya mewariskan ilmu, maka barangsiapa memeganginya maka ia memperoleh bagian yang sempurna’.” (H.R. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam.” (H.R. Thabrani)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, sesungguhnya Rasulullah saw bersabda : ‘Barangsiapa menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan kepadanya jalan ke surga’.” (H.R. Muslim)

Akhir Kata

Alhamdulillah pembahasan tentang pengertian, definisi, dan ayat alquran tentang menuntut ilmu telah selesai. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.

Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *