Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

Biografi Singkat Khulafaur Rasyidin Beserta Penjelasannya

4 min read

biografi khulafaur rasyidin

Sebagai seorang muslim, tentunya kita harus mengetahui tentang biografi Khulafaur Rasyidin. Ditambah dengan mengetahui perjalanan mereka atau kisah singkat tentang para Khulafaur Rasyidin.

Nah pembahasan kali ini akan membahas tentang 4 biografi Khulafaur Rasyidin dengan kisah singkat mereka.

selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Pengertian Khulafaur Rasyidin

pengertian khulafaur rasyidin
pixabay.com

Khulafaur Rasyidin berasal dari kata Khulafa bentuk jama’ dari khulafah yang berarti pengganti, sedangkan Ar-rasyidin yang memiliki arti mendapat petunjuk. Jadi menurut bahasa dari Khulafaur Rasyidin adalah orang yang ditunjuk sebagai yang berhak mendapat petunjuk dari Allah.

Sementara istilahnya adalah pemimpin umat Islam dan kepala negara yang selalu mendapat petunjuk dari Allah untuk mendukung perjuangan dakwah Rasulullah.

Khulaur Rasyidin merupakan khalifah (pemimpin) yang dijabat oleh para sahabat Rasulullah yang terpilih paling dekat dengan nabi dan paling bersemangat dalam memahami ajaran yang dibawanya di saat masa kerasulan nabi Muhammad SAW.

Keempat khalifah ini dipilih bukan berdasarkan keturunannya, disetujui hasil dari musyawarah dan kesepakatan bersama seluruh muslimin pada saat itu.

Mereka semua merupakan sahabat nabi muhammad SAW yang berkualitas tinggi dan baik adapun sifat-sifat yang dimiliki khulafaur rasyidin sebagai berikut:

  • Arif dan bijaksana
  • Berilmu yang luas dan mendalam
  • Berani bertindak
  • Berkemauan yang keras
  • Berwibawa
  • Belas kasihan dan kasih sayang
  • Berilmu agama yang amat luas serta melaksanakan hukum-hukum islam.

Biografi Khulafaur Rasyidin

biografi khulafaur rasyidin
pixabay.com

1. Abu Bakar

abu bakar
cakep.id

Abu Bakar As-Sidiq adalah orang yang paling awal memeluk agama Islam, sahabat Rasullullah Saw. Dan juga khalifah pertama yang dibaiat (ditunjuk) oleh umat Islam.

Abu Bakar lahir bersamaan dengan tahun kelahiran Nabi Muhammad Saw. saat tahun 572 Masehi di Mekah, berasal dari keturunan Bani Taim, suku Quraisy. Nama aslinya adalah Abdullah ibni Abi Quhaafah.

Menurut para sejarawan Islam, ia adalah seorang pedagang, hakim dengan kedudukan tinggi, seorang yang terpelajar dan dipercayai sebagai orang yang dapat menumbuhkan mimpi.

Nabi Muhammad SAW lebih menarik perhatian anak-anak muda, orang miskin, kaum marjinal dan para budak, sulit diterima karena Abu Bakar termasuk di dalamnya memeluk Islam dalam kurun waktu awal dan juga berhasil mendorong masyarakat Mekkah dan kaum Quraish lainnya mengikutinya (memeluk Islam).

Nama Abu Bakar memiliki arti ‘ayah si gadis’, yang ditransfer oleh beberapa kalangan dengan arti ayah dari Aisyah RA istri Nabi Muhammad SAW.

Namanya yang sebenarnya adalah Abdul Ka’bah (artinya ‘hamba Ka’bah’), yang kemudian diubah oleh Rasulullah menjadi Abdullah (artinya ‘hamba Allah’). Sumber yang disebut mengutipnya adalah Abdullah bin Abu Quhafah (Abu Quhafah adalah kunyah atau nama panggilan yang diundang).

Gelar As-Shidiq (yang dipercaya) diberikan Nabi Muhammad SAW sehingga lebih dikenal dengan nama Abu Bakar ash-Shiddiq. Orang pertama yang masuk Islam, percobaan yang dilakukan Abu Bakar As-Sidiq cukup banyak. Namun ia senantiasa tetap setia menemani Nabi dan bersama dia menjadi satu-satunya teman hijrah ke Madinah pada 622 Masehi.

Menjelang wafatnya Rasullullah, Abu Bakar ditunjuk sebagai imam shalat disetujuinya. Hal ini menjadi pernyataan bahwa Abu Bakar kelak akan menggantikan posisi Nabi yang memimpin umat. Setelah wafatnya Rasullullah, maka melalui musyawarah antara kaum Muhajirin dan Anshar memilih Abu Bakar sebagai khalifah pertama, memulai era Khulafaur Rasyidin.

Meskipun ditentang oleh sebagian besar Muslim Syiah karena mereka Nabi pernah memilih Ali bin Abi Thalib sebagai penggantinya, namun Ali bin Abi Thalib menyatakan setia dan mendukung Abu Bakar sebagai khalifah.

Segera setelah menjadi khalifah, urusan Abu Bakar banyak disibukkan oleh pemadaman pemberontakan dan pelurusan akidah masyarakat yang melenceng setelah meninggalnya Nabi.

Dia mencegah dakwah Musailamah Al-Kazab (Musailamah si pembohong), yang mengaku percaya sebagai nabi baru yang menerima Nabi Muhammad Saw, dan juga memungut zakat kepada suku-suku yang tidak mau membayarnya setelah meninggalnya Nabi Muhammad SAW. Mereka beranggapan bahwa zakat adalah suatu bentuk upeti terhadap Rasullullah.

Setelah usainya memberontak dan berbagai masalah internal, beliau melanjutkan misi Nabi Muhammad menyiarkan syiar Islam ke seluruh dunia. Abu Bakar mengutus orang-orang kepercayaannya ke Bizantium dan Sassanid sebagai misi melepaskan agama Islam. Khalid bin Walid juga berhasil menaklukkan Irak dan Suriah dengan mudah.

Dia menjadi khalifah dalam jangka waktu 2 tahun. Abu Bakar wafat pada tanggal 23 Agustus 634 di Madinah. Dan dimakamkan di samping makam Rasullullah Saw. Selanjutnya posisi khalifah digantikan oleh Umar bin Khatab.

2. Umar bin Khattab

umar bin khattab
ibnuasmara.com

Usia Umar lebih muda 13 tahun dari Nabi Muhammad. ketika usianya yang masih kecil, ia sudah terkenal dengan sifat pemberani dan cerdas. Tidak pernah takut mengumumkan kebenaran dihadapan siapa pun. Jadi, tidak heran saat Umar bin Khattab memeluk Islam, barisan kaum muslimin ditakuti oleh orang kafir Quraisy.

Sebelum memeluk Islam, ia menantang Islam. Namun setelah masuk Islam, ia sangat berjuang melawan musuh-musuh Islam. Menjadikannya terkenal sebagai “Singa Padang Pasir” yang sangat disegani.

Karena sifatnya yang istimewa dan sangat kuat dalam memperjuangkan kebenaran, rasulullah memberikan gelar “al-Faruq” yaitu dengan menegaskan mana yang benar dan salah.

Pada masa kepemimpinannya dalam islam, wilayah Islam semakin luas hingga ke Mesir, Irak, Syam, dan negeri-negeri Persia lainnya. Umar lah yang pertama kali membentuk badan kehakiman dan menyelesaikan pemerintahan. Juga membahas upaya Abu Bakar dalam membukukan Al-Qur’an.

Ia wafat pada usia 63 tahun. Memerintah selama 10 tahun 6 bulan. Ia wafat oleh pedang Abu Lu’lu’ah, seorang budak milik al-Mughirah bin Syu’bah saat shalat Shubuh.

3. Usman bin Affan

umar bin khattab
wajibbaca.com

Usman bin Affan adalah seorang saudagar raya raya dan seorang penulis wahyu yang terkenal. Usianya lima tahun lebih muda dari nabi Muhammad.

Usman lebih dikenal dengan orang yang pendiam dan berbudi pekerti yang terpuji. Ia banyak melakukan amal, sehingga ia mendapat gelar “Ghaniyyun Syakir” yaitu orang kaya yang banyak bersyukur kepada Allah SWT.

Sekalipun ia adalah orang kaya raya, namun ia tak segan-segan untuk ikut berperang dan tak pernah berkeliaran dengan masyarakat kelas bawah.

Karena banyaknya manfaat yang telah disetujui, maka ia dinikahkan dengan putri Nabi Muhammad yaitu Ruqayyah. Setelah Ruqayyah wafat, ia dinikahkan lagi dengan putri Nabi yang bernama Ummu Kullsum. Oleh karena itu, ia memiliki julukan “Dzun Nurain” (Yang memiliki dua cahaya).

Usman bin Affan telah menerbitkan: terjemahan dan membukukan Al-Qur’an menjadi beberapa naskah. Dan dia menentukan pelafalan bacaan Al-Qur’an menjadi seragam dan serentak, tidak ada perbedaan.

Karena karya tersebut sangat bermanfaat bagi umat Islam, maka mushaf ini dinamakan “Mushaf Usmani” sebagai penghargaan atas jasa beliau. beliau juga memperkuat angkatan laut, memperluas wilayah Islam, merenovasi masjid Nabawi, dan masih banyak lainnya.

4. Ali bin Abi Thalib

ali bin abi thalib
kastara.id

Dia lahir di kota Mekah pada tanggal 12 Rajab tahun ke 30 setelah kelahiran Nabi Muhamad. Ibunya bernama Fatimah binti Asad. Ibunya mengeluarkan nama al-Haidarah yang berarti Asad (singa), kemudian menggantinya dengan sebutan Ali.

Beliau dibesarkan dan dididik oleh Nabi Muhamad SAW. Ia masuk Islam setelah Siti Khadijah. Karena keberaniannya yang luar biasa, ia mendapat gelar “Singa Allah” dan “Karamallahu Wajhahu” (semoga Allah memuliakan awal).

Dia adalah putra dari paman Nabi sekaligus sebagai menantu Nabi Muhamad SAW. Ali bin Abi Thalib masuk Islam diusia yang sangat muda dan banyak membantu perjuangan Nabi. Setelah enam hari dari wafatnya Usman bin Affan, ia diangkat menjadi khalifah perjuangan Usman bin Affan.

Dia berjasa dalam pergantian pejabat-pejabat yang kurang cakap, membenahi keuangan negara (Baitul Maal), memajukan bidang Ilmu bahasa, memajukan pembangunan, memadamkan pemberontakan di angkatan Umat Islam dan lainnya.

Penutup

Alhamdulillah, pembahasan tentang biografi khulafaur rasyidin telah selesai, terimakasih telah membaca, dan semoga pembahasan ini dapat bermanfaat.

Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *