Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

Kisah Malaikat Jibril Yang Menarik untuk Dibaca

4 min read

kisah malaikat jibril

Sebagai umat muslim, tentunya kita tahu siapa itu malaikat Jibril, malaikat yang tugasnya menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rosul, tapi tahukah kalian, ternyata ada beberapa kisah tentang malaikat Jibril ini yang sangat menarik untuk kita baca.

Nah, artikel kali ini membahas tentang tiga kisah malaikat jibril yang turun ke bumi.

Selamat membaca. Janga lupa membaca bismillah

“Awali semuanya dari kata bismillah, lakukan dengan kata ikhlas, dan akhiri dengan kata alhamdulillah, insyaallah mendapatkan berkah

Kisah Malaikat Jibril Membelah Dada Nabi Muhammad SAW

kisah malaikat jibril membelah dada rosulullah
muslim.or.id

Nabi Muhammad Dalam Asuhan Halimah

Nabi Muhammad di asuh halimah
dakwatunacom

Saat Muhammad Saw berusia 5 tahun ada pendapat mengatakan berusia 3 tahun, ia masih dalam pengasuhan Halimah as-Sa`diyah. Terjadi kejadian yang sangat menggemparkan tanah Arab, kaum Quraisy pada khususnya.

saat itu dada nabi Muhammad SAW dibelah dan diambil hatinya oleh dua makhluk. Peristiwa ini dikenal sebagai (Syaqqus Shadr). Kejadian tersebut telah dijelaskan oleh Anas bin Malik dalam hadits shahih yang diriwayatkan Imam Muslim.

Di suatu hari yang sangat panas, seperti biasa Nabi Muhammad Saw yang ikut menggembala kambing bersama anak kandung Halimah. Mereka menggiring kambing kesebuah padang rumput dan menggembalakannya seperti biasa. Masa-masa menggembalakan kambing adalah masa-masa yang sangat menyenangkan.

Mereka dapat bermain sepuasnya sambil tetap memperhatikan kambing-kambing itu mencari makanan sendiri.Mereka dapat bersenda gurau atau berpura-pura menunggangi kuda padahal mereka sedang menunggangi kambing.

Jalinan Nabi Muhammad Saw dengan anak-anak Halimah, saudara sesusuannya sangat baik dan akrab.

Malaikat Jibril Dan Mikail Datang

malaikat jibril turun ke bumi
pixabay.com

Suatu ketika Halimah mendapati anaknya kembali seorang diri tanpa Muhammad SAW bersamanya. Wajahnya tampak kaget ketakutan. Dengan terbata-bata dan nafas yang tersengal-sengal, dia mengatakan bahwa Nabi Muhammad Saw dibawa oleh dua orang laki-laki yang berpakaian serba putih.

Setelah di ikuti, ternyata dua orang laki itu membawa Muhammad SAW ke suatu tempat, kemudian dibaringkan diatas rumput dan membelah dadanya.

“Ada 2 orang yang telah membunuh Nabi Muhammad SAW!” kata anak Halimah sambil menangis terisak-isak. Halimah dan suaminya tersentak kaget. Mereka tidak mempercayai ucapan anaknya tersebut. Apa benar Muhammad Saw sudah terbunuh?

Jika benar, siapa yang membunuhnya dan apa tujuan membunuhnya? Bagaimana mereka harus mengatakan kepada ibunda Muhammad saw yaitu Aminah dan keluarganya jika benar Muhammad saw sudah dibunuh orang Pikiran itu berkecamuk di kepala mereka.

Tanpa menunggu waktu lama, mereka segera berlari menuju tempat yang disebutkan anaknya. Mereka harus segera mengetahui keadaan Muhammad Saw. Halimah dan suaminya sampai ditempat yang ditunjukkan. Mereka menarik nafas lega ketika mendapati Muhammad Saw sedang duduk diatas tanah dengan wajah sangat pucat ketakutan.

“Wahai Muhammad, apakah kamu baik-baik saja? Apa yang telah terjadi terhadapmu?” Tanya Halimah sambil memeluk Muhammad SAW erat-erat. Dia sangat bersyukur anak asuhnya baik-baik saja.

“Dua orang laki-laki berpakaian putih mendatangiku. Mereka menyuruhku telentang dan kemudian mereka membelah dadaku. Mereka mencari sesuatu di dadaku dan akhirnya membuangnya ketika mereka sudah menemukannya.

kemudian mereka pergi begitu saja dengan cepat tanpa aku menyadari kepergiannya” jawab Nabi Muhammad SAW.

Seperti itulah, ketika Allah SWT melalui malaikat yang diperintah-Nya membersihkan dan menyucikan hati Nabi Muhammad SAW ketika ia masih sangat kecil.

Malaikat Jibril membelah dada dan mengambil jantung Nabi Muhammad SAW dan membuang segumpal darah dari jantung tersebut yang merupakan bagian setan dari diri Rasulullah Saw. Setelah itu, jantung Nabi Muhammad Saw dicuci dengan air zamzam yang dibawa oleh Malaikat Mikail dan kembalikan lagi ke tempatnya semula.

Kisah Jibril Sebagai Pemimpin Para Malaikat

kisah malaikat jibril
seputarislam.id

Penyampai Wahyu Dan Pendidik Umat

kisah malaikat jibril
pixabay.com

ketika pada zaman kerasulan nabi Muhammad SAW, Malaikat Jibril pernah menapaki tanah Madinah menemui kekasih Rab-Nya, Muhammad SAW. Ia datang sebagai pengantar firman Allah SWT atau sebagai pendidik para sahabat Nabi.

Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari ibunda Aisyah radhiallahu ‘anha menjelaskan bagaimana wahyu datang kepada Nabi SAW. Aisyah mengatakan, al-Harits bin Hisyam pernah bertanya kepada Rasulullah SAW

“Wahai Rasulullah, bagaimanakah cara wahyu sampai kepadamu?” Beliau Rosulullah menjawab,”Terkadang wahyu itu datang kepadaku seperti suara lonceng, dan inilah yang terberat bagiku, dan aku memperhatikan apa dia katakan. Dan terkadang seorang malaikat mendatangi dengan berwujud seorang lelaki, lalu dia menyampaikan wahyu kepadaku, aku pun memperhatikan apa yang dia ucapkan.”

Malaikat Jibril beberapa kali datang kepada Nabi dengan sifat-sifat kemalaikatannya. Keadaan inilah yang terberat bagi Nabi. Dan terkadang ia datang dengan fisik laki-laki.

Umar pernah bercerita bahwa ada seorang laki-laki yang mengenakan pakaian putih bersih dan rambut yang sangat hitam datang menemui Nabi Muhammad SAW. Tidak ada seorang sahabat pun yang mengenal laki-laki itu, tetapi ia kelihatan begitu dekat dengan Nabi. Ia bertanya tentang Islam, iman, dan ihsan.

Di akhir pertemuan Nabi bertanya kepada Umar, “Wahai Umar, tahukah engkau siapakah dia?” “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Jawab Umar. “Sesungguhnya dia Jibril. Dia datang untuk mengajarkan agama kepada kalian”. Sambung Rasulullah SAW (HR. Muslim).

Ada salah seorang sahabat Nabi SAW yang Jibril suka menyerupainya saat menjadi manusia. Namanya Dihyah bin Khalifah al-Kalbi. Dari Anas, Nabi Muhammad bersabda, “Jibril datang menyerupai fisik Dihyah. Dan Dihyah adalah seorang laki-laki yang tampan”. (Siyar A’lamin Nubala, Hal: 554).

Panglima Perang Para Malaikat

kisah malaikat jibril menjadi panglima perang
pixabay.com

Saat situasi genting di Perang Badr. Umat Islam yang berjumlah tiga ratus beberapa belas orang dengan tanpa persenjataan lengkap disongsong oleh 950 pasukan musyrik Mekah dengan perlengkapan perangnya. Jibril datang atas perintah Rabnya dengan membawa ribuan pasukan malaikat dari langit ke-3.

Rasulullah SAW mengabarkan kepada Abu Bakar, “Bergembiralah wahai Abu Bakar. Pertolongan Allah datang. Ini adalah malaikat Jibril yang di giginya ada debu-debu (dari medan perang)”. (Fiqhu ash-Shirah, Hal: 408).

Dalam hadits yang lain, beliau bersabda,

“Ini adalah Jibril sedang memegang kepala kudanya, dan ia membawa peralatan perang.” (HR. al-Bukhari, no. 3995).

Bisa dibayangkan, jika malaikat Jibril yang perkasa turut membantu dalam peperangan? Pasukan mana yang akan menderita kekalahan ketika Allah telah memberikan pertolongan sedemikian? Saat kemenangan diraih, ribuan malaikat itu tidak serta merta menghabisi semua musuh yang ada di medan laga.

Inilah hikmah agama kita yang mulia, 950 orang musyrik itu tidak dibinasakan seketika. Perang dalam Islam bukan berarti membunuh dan membantai.

Jika Allah sudah berkehendak, tentu saja ribuan malaikat dari langit ketiga itu mampu menghabisi mereka semua. Tetapi di akhir peperangan hanya 70 orang musyrik yang tewas dan 70 lainnya ditawan.

Kisah Malaikat Jibril Yang Membawa Api Neraka Ke Bumi

kisah malaikat jibril membawa api neraka ke bumi
pixabay.com

Disebutkan dalam sebuah hadist bahwa Allah SWT telah mengutus Malaikat Jibril menemui Malaikat Malik yang ditugaskan untuk menjaga api neraka, dengan tujuan supaya Malaikat Jibril membawa api untuk kegunaan masak-memasak bagi Nabi Adam

Berkata Malaikat Jibril: “Wahai Malik, aku telah diutuskan oleh Allah SWT supaya mengambil api neraka untuk kegunaan Nabi Adam.” Malaikat Malik berkata: “Wahai Jibril, berapa banyak yang kamu mau?” Berkata Jibril: “Sebiji buah kurma.” Lalu Malaikat Malik berkata: “Tahukah kamu wahai Jibril, kalau aku berikan kepada kamu api neraka sebesar buah kurma, maka akan hancur leburlah tujuh lapis langit dan bumi disebabkan kepanasannya.”

Kemudian Malaikat Jibril berkata: “Kalau begitu berilah aku api neraka tersebut separuh dari biji kurma.” Lalu berkata Malaikat Malik: “Kalau aku berikan kepadamu api neraka ini seperti yang kamu minta, ketahuilah bahwa langit tidak dapat menurunkan hujan walaupun setitik air ke bumi, dan ini akan menyebabkan tidak akan tumbuh sebarang tanaman.”

Mendengar penjelasan dari Malaikat Malik maka Malaikat Jibril pun berdoa kepada Allah SWT untuk memohon petunjuk. Berkata Malaikat Jibril “Ya Allah, beritahulah kepadaku sebanyak manakah yang harus aku ambil api neraka ini.”

Kemudian Allah SWT berfirman yang bermaksud: “Ambillah api itu sebesar biji sawi.” Setelah mendapat arahan dari Allah SWT, maka Malaikat Jibril pun mengambil api tersebut dan lalu membasuhnya di 70 buah sungai di surga dan kemudian Malaikat Jibril mendapatkan Nabi Adam As dan meletakkan api tersebut di gunung yang tinggi.

Setelah Malaikat Jibril meletakkan api tersebut di atas gunung maka larutlah gunung itu dan api kembali ke tempatnya dan tinggal asapnya di batu sehingga sekarang.

Kita harus ingat bahwa api neraka itu sangat-sangat panas. Ianya dijadikan oleh Allah SWT terhadap orang-orang yang ingkar terhadap perintah-Nya, coba kita bayangkan kalau setitik api neraka yang tidak dicuci itu jatuh ke bumi ia akan menembusi tujuh lapis langit dan bumi.

Kemudian bagaimana nasib kita kalau Allah SWT mengazabkan kita dengan api neraka-Nya. Oleh karena itu hendaklah kita bertawadhu dan merendah diri kepada Allah SWT. wallahu a’lam

Penutup

Akhirnya pembahasan tentang kisah malaikat Jibril telah selesei, terimakasih telah membaca dan semoga dapat bermanfaat serta dapat menambah wawasan kita.

Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

One Reply to “Kisah Malaikat Jibril Yang Menarik untuk Dibaca”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *