Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

Panglima Perang Islam Yang Terkenal Sepanjang Sejarah

5 min read

panglima perang islam

Panglima Perang Islam-Siapa yang tidak mengenal Superman, Batman dan Spiderman? Mereka merupakan superhero yang dibuat oleh Dunia Barat dan digemari oleh banyak orang termasuk oleh Kaum Muslim.

Padahal, superhero itu merupakan tokoh-tokoh fiksional yang tak pernah ada di dunia nyata dan dilebih-lebihkan kemampuannya.

Nah untuk itu, kita sebagai Kaum Muslim, jangan sampai kita lebih kenal dan lebih kagum dengan superhero yang merupakan tokoh fiksi daripada Para Panglima Islam terhebat yang jelas nyata dan banyak menggoreskan sejarah.

Mereka merupakan Panglima perang islam, jenderal dan pahlawan muslim yang layak kita pelajari dan kita banggakan.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan simak pembahasan di bawah ini.

1. Muhammad SAW (570 M -632 M)

panglima perang islam nabi muhammad
kisah1001hikmah.blogspot.com

Rasulullah Muhammad SAW adalah sosok manusia yang paling sempurna. Ia adalah seorang suami romantis, ayah yang penyayang dan sekaligus panglima perang yang sangat hebat. Rasulullah SAW telah memulai peperangannya dari umur 15 tahun ketika Perang Fijar. Pada saat itu, Rasulullah SAW berperan sebagai penghimpun anak panah yang jatuh dan diserahkan kembali kepada pamannya yang berperang.

Rasulullah berperan penting dalam menetapkan strategi-strategi perang yang dijalankan oleh umat Muslim. Pada Perang Badar, rosulullah memerintahkan untuk menutup dan menguras sumur-sumur di Badar sehingga pihak musuh tidak memiliki pasokan air yang cukup.

Pada Perang Uhud, ia memerintahkan pasukan pemanah tetap tinggal di bukit yang paling tinggi untuk melindungi pasukan lain di bawahnya. Pada Perang Khandaq, ia memerintahkan untuk menggali parit dan ia pun berhasil menghancurkan batu yang tidak bisa dihancurkan oleh sahabat-sahabat yang lain.

2. Khalid Bin Walid (592 M – 642 M)

panglima perang islam khalid bin walid
suaramuslim.net

Khalid Bin Walid merupakan salah satu panglima perang islam yang terhebat sepanjang sejarah. Ia merupakan anak dari Walid bin Mughirah, salah satu tokoh penentang Rasulullah SAW di Makkah.

Khalid bin walid pernah menjadi musuh Rasulullah SAW ketika perang Uhud dan menyebabkan kaum Muslim sangat terdesak. tetapi,dengan kebesaran Allah SWT Khalid bin Walid, menjadi masuk Islam setelah Perjanjian Hudaibiyah.

Khalid bin Walid mendapatkan julukan sebagai “pedang Allah” (syaifullah) setelah berhasil mematahkan 9 pedang musuh dalam Perang Mu’tah, yaitu perang di mana dirinya pertama kali menjadi Panglima Perang bagi Islam.

Dalam catatan sejarahnya bahwa Khalid bin Walid belum pernah terkalahkan dalam perang yang dibawah kepemimpinannya dalam beragam islam. Prestasi terbesarnya adalah dia memimpin perang pembebasan antara Muslim melawan 2 imperium terbesar di zamannya yaitu Romawi dan Persia.

Khalid bin Walid berhasil menang melawan Persia di Perang Zumail dan berhasil menang melawan Romawi dalam pembebasan Kota Suci Jerussalem.

Meskipun Khalid bin Walid berperan dalam banyak peperangan, tetapi Khalid bin Walid meninggal justru di ranjangnya. Rupanya Allah menghendaki Pedang-Nya tidak pernah hancur oleh kaum kafir, Allah menghendaki Pedang-Nya tidak terkalahkan kecuali oleh Takdir Kematiannya saja.

3. Abu Ubaidah bin Jarrah (583 M – 639 M)

panglima perang islam abu ubaidah
integrasi.science

Abu Ubaidah bin Jarrah merupakan salah satu dari 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah SAW. Abu Ubaidah bin Jarrah mendapat julukan sebagai orang yang kuat lagi terpercaya dan orang yang amanah dalam umat ini (amiin hadziihil ummah).

Beliau pernah menyusup masuk ke dalam pasukan Kaum Musyrikin ketika Perang Badar sehingga dikejar-kejar oleh ayahnya sendiri yang pada saat itu masih Musyrik.

Setelah itu Abu Ubaidah bin Jarrah membunuh ayahnya sendiri dan lebih memilih menjadi seorang mu’min. Allah kemudian memuji Abu Ubaidah di dalam Surat Al Mujadalah ayat 23:

“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka.

Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya.

Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.” (QS Al-Mujaadalah: 22)

Abu Ubaidah bin Jarrah termasuk Panglima Perang islam tertinggi di ekspedisi pembebasan daerah Syam. Ia memimpin penaklukan Masjid Al Aqsha dengan mengalahkan Romawi Timur (Bizantium) dalam pengepungan selama 6 bulan. Abu Ubaidah meninggal di Syam karena penyakit tha’un. Sebelum meninggal, ia memberikan wasiat:

“Aku berwasiat kepada kalian. Jika wasiat ini kalian terima dan laksanakan, kalian tidak akan sesat dari jalan yang baik, dan senantiasa dalam keadaan bahagia. Tetaplah kalian menegakkan shalat, berpuasa Ramadhan, membayar zakat, dan menunaikan haji dan umrah.

Hendaklah kalian saling menasihati sesama kalian, nasihati pemerintah kalian, dan jangan biarkan mereka tersesat. Dan janganlah kalian tergoda oleh dunia. Walaupun seseorang berusia panjang hingga seribu tahun, dia pasti akan menjumpai kematian seperti yang kalian saksikan ini.”

4. Saad bin Waqqash (595 M – 674 M)

panglima perang islam saad bin abi waaqqash
indahnyaislam.my

Saad bin Waqqash merupakan salah 1 orang dari 10 orang yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah ﷺ. Saad bin Waqqash juga termasuk orang pertama yang mengarahkan panahnya ke arah musuh dalam Perang Badar dan juga termasuk orang pertama yang terkena panah musuh.

Keistimewaan Saad bin Waqqash yaitu ketika memanah tidak pernah sama sekali meleset dari sasarannya.

Saad bin Waqqash adalah Panglima Islam dan merupakan panglima Perang Qadisiyah dalam pembebasan Persia. 3000 pasukan kaum muslimin beradapan dengan 100.000 lebih pasukan negara adidaya Persia bersenjata lengkap.

Prajurit Persia dipimpin oleh panglima mereka yang bernama Rustum.

Pasukan gajah Persia dapat dikalahkan dengan membuat baju perang yang dapat menakut-nakuti gajah dan dipasang di kuda perang pasukan Muslim.

Taktik ini berhasil sehingga membuat pasukan gajah-gajah Persia ketakutan, dan akhirnya mereka bisa membunuh pemimpin pasukan gajah ini dan sisanya melarikan diri kebelakang menabrak dan membunuh pasukan mereka sendiri.

Pasukan muslim terus menyerang sampai dengan malam hari.

Ketika fajar hari keempat tiba, datanglah pertolongan dari Allah SWT.  Dengan adanya badai pasir yang mengarah dan mengenai pasukan Persia sehingga dengan cepat membuat lemah barisan mereka.

Dengan Begitu kesempatan ini dengan cepat segera dimanfaatkan oleh kaum muslim, dengan menggempur bagian tengah barisan Persia dan menghujamkan ratusan anak panah.

Setelah hancurnya barisan tengah pasukan Persia, panglima perang mereka Rustam terlihat melarikan diri dengan menceburkan diri dan berenang menyeberangi sungai, tetapi hal ini diketahui oleh pasukan muslim yang dengan segera menawan dan memenggal kepalanya

5. Shalahudin Al Ayubi (1139 M – 1193 M)

panglima perang islam salahudin al ayubi
Boombastis.com

Shalahudin Al Ayubi termasuk seorang panglima atau jenderal dan pejuang muslim Kurdi dari Tikrit (daerah utara Irak saat ini). Ia juga merupakan pendiri Dinasti Ayyubiyyah di Mesir, Suriah, sebagian Yaman, Irak, Mekkah Hejaz dan Diyar Bakr.

Ia mendapat sebutan dan kemudian lebih di kenal dengan julukannya yaitu, Salahuddin Ayyubi/Saladin/Salah ad-Din.

Shalahuddin Al ayubi kemudian menjadi dikenal oleh dunia Muslim dan Kristen berkat kepemimpinan, kekuatan militer, dan sifatnya yang ksatria dan pengampun pada saat ia berperang melawan tentara salib.

Sultan Salahuddin Al Ayyubi juga merupakan seorang ulama. Ia memberikan catatan kaki dan berbagai macam penjelasan dalam kitab hadits Abu Dawud.

Salahudin Al Ayubi merupakan pembebas Baitul Maqdis melalui pengepungan dari tanggal 20 September sampai 2 Oktober 1187 M. Salahudin Al Ayubi tidak melakukan pembunuhan apapun ketika memasuki kota Jerussalem, seperti pembantaian yang dilakukan oleh Peter The Hermit yang membuat tanah Jerussalem banjir darah. Keistimewaan Salahudin Al Ayubi ini diabadikan dalam film Kingdom of Heaven yang justru dibuat oleh Barat.

6. Muhammad Al Fatih (1432 M – 1481 M)

panglima perang islam muhammad al fatih
muslimahzoneid

Muhammad al-Fatih merupakan salah seorang raja atau sultan dari Kerajaan Utsmani yang paling terkenal. Ia merupakan sultan ketujuh dalam sejarah Bani Utsmaniah. Al-Fatih merupakan sebuah gelar yang selalu melekat pada namanya sebab dialah yang mengakhiri atau menaklukkan Kerajaan Romawi Timur yang telah berkuasa selama 11 abad.

Muhammad Al Fatih menaklukan Konstantinopel sebagaimana apa yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya:

Dari Abdullah bin Bisyr Al Ghonawi, ia berkata: Bapakku telah menceritakan kepadaku: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Sesungguhnya akan dibuka kota Konstantinopel, sebaik-baik pemimpin adalah yang memimpin saat itu, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan perang saat itu“. (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad)

hadits dari Abu Qobil, ia berkata:

“Kami berada di sisi Abdullah bin Amr bin Ash dan beliau ditanya tentang mana kota yang dibuka terlebih dahulu, apakah Konstantinopel ataukah Romawi? Maka beliau meminta untuk diambilkan sebuah kotak, lalu beliau mengeluarkan sebuah kitab lalu berkata:

‘Berkata Abdullah bin Mas’ud: Tatkala kami bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam untuk menulis, tiba-tiba beliau ditanya: Manakah kota yang terlebih dahulu dibuka, apakah Konstantinopel ataukah Romawi?’

Maka rosulullah kemudian menjawab: ‘Yang dibuka terlebih dahulu adalah kota Heraklius’. Yaitu Konstantinopel“.

Muhammad Al Fatih menaklukan Konstantinopel pada usia 21 tahun setelah berhasil menghancurkan benteng Byzantium yang sangat kuat.

Muhammad Al Fatih memiliki strategi seperti yang dilakukan oleh para pangeran Kiev yang menyerang Bizantium di abad ke-10, para pangeran Kiev menarik kapalnya keluar Selat Bosporus, mengelilingi Galata, dan melepaskan kembali di Tanduk Emas, akan tetapi pasukan mereka tetap dikalahkan oleh orang-orang Bizantium Romawi.

Sultan Muhammad kemudian mempunyai cara yang lebih cerdik lagi, ia membawa 70 kapalnya melintasi Galata ke muara setelah meminyaki batang-batang kayu. Hal itu dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, tidak sampai satu malam.

Dan pada pagi harinya, Bizantium kaget bukan kepalang, mereka sama sekali tidak mengira Sultan Muhammad dan pasukannya menyeberangkan kapal-kapal mereka lewat jalur darat.

70 kapal laut diseberangkan lewat jalur darat yang masih ditumbuhi pohon-pohon besar, menebangi pohon-pohonnya dan menyeberangkan kapal-kapal dalam waktu satu malam adalah suatu kemustahilan menurut mereka, akan tetapi itulah yang terjadi.

Peperangan dahsyat pun tak dapat dihindari, benteng yang tak tersentuh sebagai simbol kekuatan Bizantium itu akhirnya diserang oleh orang-orang yang tidak takut akan kematian.

Akhirnya kerajaan besar yang berumur 11 abad itu jatuh ke tangan kaum muslimin. Peperangan besar itu mengakibatkan 265.000 pasukan umat Islam gugur.

Dan ketika tanggal 20 Jumadil Awal 857 H bersamaan dengan 29 Mei 1453 M, Sultan al-Ghazi Muhammad berhasil memasuki Kota Konstantinopel. Pada saat itulah ia dikenal dengan nama Sultan Muhammad al-Fatih, penakluk Konstantinopel.

Penutup

Alhamdulillah, pembahasan tentang panglima perang islam ini telah selesei, dan masih banyak lagi panglima perang islam yang perlu diketahui, penjelasan di atas hanya sebabgian saja, terimakasih telah membaca, dan semoga dapat bermanfaat.

Dabith Sibghotullah Alumni UICCI (United Islamic Cultural Center of Indonesia). Seorang pejuang Qur'an. Penikmat dunia perindu surga.

Masterpiece Youthcare

Menjadi Santri Yang berdaya Oleh Muhammad Dabith Sibghotullah Jadi sebenarnya apa sih keuntungannya menjadi santri itu? apakah cuman bisa ngaji doang, jadi imam doang,...
Dabith Sibghotullah
7 min read

Hai Sahabat penaqolbi

Selamat datang para pejuang mimpi,disini kita semua akan menelusuri jejak jejak mimpi kita,selamat bergabung
Dabith Sibghotullah
3 sec read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *